JAKARTA-Ribuan peserta aksi damai dari unsur APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) dan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) mulai berdatangan ke kawasan Monas, tepatnya di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, sejak pagi tadi. Dengan mengenakan seragam kheki, para Kepala Desa dan Perangkat Desa tampak memenuhi area sekitar titik aksi yang telah ditentukan panitia.
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana yang ramai namun tetap tertib. Barisan Kepala Desa, perangkat desa, terlihat membawa spanduk dan poster yang berisi berbagai tuntutan, di antaranya: “Tolak PMK 81/2025 yang Mengerdilkan Desa”, “Segera Cairkan Dana Desa Tahap II (Non Earmark) Tahun 2025”, dan “Terbitkan PP Turunan UU 3/2024 serta Jamin Gaji Perangkat Desa dari APBN”.
Sejumlah rombongan datang menggunakan bus besar dari berbagai daerah, sementara lainnya tiba dengan kendaraan pribadi. Aparat keamanan yang bertugas di sekitar kawasan Medan Merdeka juga tampak mengatur arus massa dan memastikan jalannya aksi tetap aman dan damai. Para peserta aksi bergerak dengan tertib, mengikuti instruksi koordinator lapangan, Sunan Bukhori.
Pantaun kontributor Krandegan.id dari lokasi aksi damai, jumlah peserta terus bertambah dan memenuhi ruas-ruas jalan di sekitar Medan Merdeka Selatan. Meski demikian, situasi tetap kondusif. Para peserta menegaskan bahwa aksi ini digelar secara damai dan terorganisasi untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat.
Aksi dari APDESI dan PPDI hari ini diharapkan mampu menjadi momentum agar pemerintah segera mengambil langkah nyata dalam menindaklanjuti berbagai tuntutan yang berkaitan dengan PMK 81/2025 dan kebijakan desa lainnya. Para Kepala Desa dan Perangkat Desa menegaskan bahwa perjuangan ini demi keberlangsungan pembangunan dan pelayanan publik di desa-desa seluruh Indonesia.
Krandegan.id masih akan terus memantau dan mengabarkan jalannya aksi damai langsung dari lokasi.
Zam
05 Januari 2026 12:02:44
Setuju. Kalimat yang terakhir itu penting untuk dijadikan tagline. ...