Pemda Dan Pemdes dari Kotawaringin Barat Kunjungi Desa Digital Krandegan Hari Ini
PURWOREJO – Pemerintah Daerah (Pemda) dan Pemerintah Desa (Pemdes) dari Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, melakukan kunjungan Ke Desa Digital Krandegan, pada hari ini (9/12). Kunjungan dalam rangka studi lapangan terarah ini bertujuan untuk melihat secara langsung praktik penerapan digitalisasi pemerintahan desa yang telah dijalankan di Desa Krandegan, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan desa.
Rombongan yang berjumlah sekitar 150 peserta tersebut terdiri dari unsur Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kotawaringin Barat, Bank Kalteng, para Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kaur Keuangan, serta pendamping desa. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas PMD Kotawaringin Barat, Anto Setiawan,S.P.,M.M.
Rombongan diterima secara resmi oleh Kepala Dinas DPPPAPMD Kabupaten Purworejo, Laksana Sakti, A.P., M.M., beserta jajaran, Camat Bayan, dan Pemerintah Desa Krandegan. Penyambutan dan kegiatan awal dilaksanakan melalui sesi paparan dan diskusi di Ruang Arahiwang, kompleks Kantor Bupati Purworejo.
Dalam sambutannya, Anto Setiawan menyampaikan bahwa kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas aparatur desa di Kabupaten Kotawaringin Barat, khususnya dalam mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel. Ia menilai Desa Krandegan telah berhasil mengimplementasikan digitalisasi desa, terutama melalui penerapan transaksi non tunai atau Cashless Management System (CMS) yang dinilai mampu meningkatkan efektivitas serta meminimalkan risiko kesalahan administrasi.
Sekretaris Dinas PMD Kotawaringin Barat ini berharap, praktik baik yang diterapkan di Desa Krandegan dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi desa-desa di Kotawaringin Barat untuk dikembangkan sesuai dengan kondisi dan karakteristik wilayah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Dinas DPPPAPMD Kabupaten Purworejo, Laksana Sakti, A.P., M.M., menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Purworejo, khususnya Desa Krandegan, sebagai lokasi pembelajaran. Menurutnya, digitalisasi pemerintahan desa bukan semata penggunaan teknologi, melainkan bagian dari perubahan budaya kerja menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih tertib, transparan, dan profesional.
Ia menegaskan bahwa penerapan sistem non tunai merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam mendorong pengelolaan keuangan desa yang bersih dan akuntabel. Melalui kegiatan paparan, diskusi, dan kunjungan lapangan, para peserta diharapkan dapat memperoleh gambaran yang utuh, baik dari sisi regulasi, teknis pelaksanaan, maupun tantangan yang dihadapi dalam proses digitalisasi desa.
Paparan materi dan diskusi disampaikan langsung oleh Kepala Desa Krandegan, Dwinanto, dan perwakilan Bank Jateng Cabang Purworejo, Utami. Usai sesi paparan dan diskusi, rombongan melanjutkan kegiatan dengan kunjungan lapangan ke Kantor Desa Krandegan untuk melihat secara langsung penerapan sistem digital desa dalam pelayanan dan administrasi pemerintahan. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke lokasi Pompa Air Tenaga Surya (PATS) sebagai salah satu inovasi pemanfaatan teknologi ramah lingkungan yang dikembangkan oleh Desa Krandegan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antardaerah serta menjadi langkah nyata dalam mendorong percepatan transformasi digital dan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa di berbagai wilayah Indonesia.
Zam
05 Januari 2026 12:02:44
Setuju. Kalimat yang terakhir itu penting untuk dijadikan tagline. ...