KRANDEGAN — Rangkaian acara keagamaan di Masjid Khodijah binti Khuwailid, Dusun Bojong Wetan, Desa Krandegan pada Kamis malam (13/11) berlangsung meriah dan penuh kekhidmatan. Acara yang dimulai lepas magrib itu meliputi Khotmil Quran, Sholawat Akbar, dan Pengajian. Meskipun hujan deras sempat mengguyur di tengah acara, kegiatan tetap berjalan lancar dan khidmat.
Sejak sore, jamaah dari berbagai dusun dan desa sekitar Krandegan mulai berdatangan memenuhi halaman masjid. Acara dibuka dengan Khotmil Quran yang dipimpin guru ngaji setempat. Kegiatan ini diharapkan menjadi pembuka penuh makna dan doa agar Desa Krandegan senantiasa mendapat keberkahan.
Suasana semakin semarak ketika Gus Wahid dari Yogyakarta memimpin lantunan sholawat. Jamaah tampak antusias mengikuti setiap bait salawat, meskipun hujan deras mulai turun bersamaan dengan naiknya Gus Wahid ke atas panggung. Sebagian jamaah menepi mencari tempat berlindung dari hujan. Tapi tidak sedikit yang tetap bertahan di bawah guyuran hujan dengan payung atau mantel yang dikenakannya hingga acara selesai dan ditutup dengan mahalul qiyam dan doa.
“Álhamdulillah. Semangat para jamaah luar biasa. Meski hujan sangat deras, mayoritas masih bertahan sampai akhir” kata Kyai Syafii, imam sekaligus pengasuh TPQ Masjid Khodijah Binti Khuwailid.
Di tengah lantunan sholawat Gus Wahid dan Grup Rebana Aswal Muni, disampaikan tausyiah oleh KH Ahmad Faizun dari Kebumen. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan keutamaan menuntut ilmu, dan pentingnya memperkuat keimanan, memperbanyak sholawat, dan menjaga kerukunan dalam bermasyarakat. Jamaah menyimak dengan antusias hingga akhir.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Forkopimcam Bayan, Kepala Desa Krandegan beserta perangkat, para kepala desa sekitar, sesepuh dan alim ulama, serta masyarakat umum dari Krandegan dan desa sekitar, yang turut menambah khidmat dan semaraknya kegiatan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Krandegan, Dwinanto, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan acara, terutama kepada jamaah Masjid Khodijah binti Khuwailid.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, sesepuh, dan jamaah Masjid Khodijah binti Khuwailid di bawah bimbingan Mbah Kyai Syafii dan Gus Alabiq yang telah bekerja keras sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga semakin banyaknya kegiatan sholawat dan pengajian di Krandegan membawa keberkahan bagi desa dan masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian Khotmil Quran, Sholawat Akbar, dan Pengajian ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang terus mempererat silaturahmi dan menguatkan kehidupan keagamaan masyarakat Desa Krandegan.
Zam
05 Januari 2026 12:02:44
Setuju. Kalimat yang terakhir itu penting untuk dijadikan tagline. ...